
Gelar FGD Finalisasi RSNI Budidaya Kelapa, BSIP Sumsel Gandeng BSN Beri Rekomendasi
BANYUASIN - Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Rumusan Usulan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) Budidaya Tanaman Kelapa digelar di Kantor Desa Muara Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Rabu (04/12/2024).
Acara ini diinisiasi oleh BSIP Sumatera Selatan dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk petani kelapa dari Desa Muara Sungsang dan Desa Teluk Payo, perwakilan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Banyuasin, serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Kab. Banyuasin.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BSIP Sumatera Selatan yang diwakili oleh Pejabat Pembuat Komitmen, Yanto Pandu APH, S.P., dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penerapan standar budidaya kelapa yang baik untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen petani.
Kepala Kantor Layanan Teknis Badan Standardisasi Nasional (KLT BSN) Sumsel, Angga Madi Utomo, ST. juga hadir dalam acara ini untuk memberikan rekomendasi terkait rumusan RSNI Budidaya Kelapa. Beliau menyampaikan bahwa penerapan standar budidaya yang baik tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan petani.
Dalam sesi diskusi, para petani aktif memberikan masukan terkait praktik budidaya kelapa eksisting yang mereka lakukan sehari-hari, yang kemudian dibandingkan dengan pedoman budidaya kelapa yang diusulkan dalam RSNI. Diskusi berjalan dinamis dengan berbagai tanggapan dari perwakilan Dinas Pertanian dan Dinas Perkebunan Kabupaten Banyuasin yang memberikan perspektif teknis dan kebijakan.
Acara ini diharapkan menjadi langkah penting dalam finalisasi RSNI Budidaya Kelapa, yang nantinya akan menjadi pedoman nasional dalam praktik budidaya kelapa di Indonesia.
Dengan berakhirnya FGD ini, seluruh pihak berharap RSNI Budidaya Kelapa dapat segera diusulkan demi mendukung pengembangan pertanian kelapa yang berkelanjutan dan berdaya saing. (Sni, Bny Ssw)