
Kepala BSIP Sumsel dan Tim IRRI Tinjau Additional Trials NOPT dan LKP di Lahan Rawa Banyuasin
BANYUASIN - Kepala Balai Standarisasi dan Instrumentasi Pertanian (BSIP) Sumatera Selatan, Dr. Suharyanto, SP, MP, bersama Tim Rice Crop Manager (RCM) BSIP Sumsel dan Tim dari International Rice Research Institute (IRRI), melakukan kunjungan ke lokasi additional trials Nutrient Omission Plot Technique (NOPT) dan Layanan Konsultasi Padi (LKP) di lahan rawa pasang surut, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Sebanyak 15 unit trials telah dilakukan, dengan 13 unit berlokasi di lahan petani Desa Sukatani, Kecamatan Tanjung Lago, dan 2 unit lainnya di Desa Bunga Karang, Kecamatan Tanjung Lago. Uji coba ini bertujuan untuk mengaplikasikan dolomit, penggunaan varietas unggul Inpara 2, serta pengaplikasian rekomendasi pupuk spesifik lokasi guna meningkatkan produktivitas padi di lahan rawa pasang surut.
Pada kunjungannya, Dr. Suharyanto dan tim memantau langsung pertumbuhan tanaman padi yang saat ini telah berumur 45 Hari Setelah Tebar (HST). Kondisi pertanaman menunjukkan hasil yang optimal, mencerminkan keberhasilan awal dari uji coba teknologi tersebut. "Melalui uji coba ini, kami berharap dapat memberikan model pengelolaan lahan rawa pasang surut yang efektif dan berkelanjutan bagi petani. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi dan mendukung ketahanan pangan nasional," ujar Dr. Suharyanto.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Kementerian Pertanian dan IRRI yang bertujuan memperkuat inovasi pertanian, khususnya pada lahan rawa pasang surut yang memiliki potensi besar jika dikelola dengan pendekatan teknologi tepat guna. Hasil dari uji coba ini diharapkan dapat direplikasi oleh petani di wilayah lain untuk mendukung peningkatan hasil panen secara berkelanjutan. (YE, MDS, Ssw)