
Rapat Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Sumatera Selatan
PALEMBANG - Dalam rangka mempercepat peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Provinsi Sumatera Selatan, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi secara hybrid yang dipimpin langsung oleh Staf Ahli Menteri Bidang Investasi Pertanian, Dr. Suwandi, M.Si pada Senin (18/03/2025).
Rapat ini turut dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri Bidang Produktivitas Pangan, Brigadir Jenderal TNI Ade Prasetya Nurdin, S.I.P., Tenaga Ahli Menteri Bidang Tata Kelola Pemerintahan, Ir. H. Nandang Sudrajat, M.H., serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Komunikasi, Rizky Adam.
Turut hadir dalam rapat ini Kepala BSIP Sumsel, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian TPH Provinsi Sumsel, Dinas Pertanian dari 17 kabupaten/kota se-Sumsel, serta penanggung jawab dan tim Satgas Swasembada Pangan Provinsi Sumsel.
Rapat ini bertujuan untuk membahas realisasi dan strategi percepatan LTT pada bulan Maret, yang mencakup luas tanam reguler, luas tanam Oplah 2024, luas tanam Oplah 2025, serta pengembangan padi gogo di Sumatera Selatan. Dalam pertemuan ini, ditekankan bahwa penanggung jawab Provinsi Sumsel dan kabupaten/kota sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) No. 109 Tahun 2025 harus memperkuat koordinasi dengan Dinas Pertanian kabupaten/kota, serta melakukan pemantauan langsung ke lapangan dengan bertemu Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan juga Brigade Pangan (BP).
Selain itu, pelaporan Luas Tambah Tanam diwajibkan melalui aplikasi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), yang harus disertai dengan dokumentasi open camera. Dokumentasi ini mencakup foto lahan sawah yang dilengkapi dengan informasi nama kelompok tani, desa, tanggal, dan waktu pengambilan gambar.
Dengan adanya koordinasi dan konsolidasi yang lebih kuat antara seluruh pihak terkait, diharapkan upaya percepatan LTT di Sumatera Selatan dapat berjalan optimal guna mendukung swasembada pangan nasional. (MDS, Bny, Ssw)