
Sinergi BSIP Sumsel Lakukan Persiapan Kunjungan Kerja Wakil Menteri Pertanian ke Sumatera Selatan
OGAN ILIR - BSIP Sumsel bersama tim Ditjen PSP, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan, dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Kab. Ogan Ilir hari ini melakukan sejumlah persiapan menjelang kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) ke lokasi cetak sawah rakyat di Kabupaten Ogan Ilir yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 3 Desember 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran kunjungan kerja yang berfokus pada peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Sumatera Selatan.
Persiapan dimulai dengan rapat koordinasi di Dinas Pertanian TPH Provinsi Sumatera Selatan. Dalam rapat ini, dibahas berbagai agenda penting, termasuk kesiapan lokasi yang akan dikunjungi dan strategi penyampaian laporan program cetak sawah rakyat kepada Wakil Menteri. Selain itu, rapat juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi petani di kawasan rawa lebak dan upaya pendampingan teknis untuk mendukung keberhasilan program tersebut.
Setelah rapat koordinasi, tim langsung turun ke lapangan untuk melakukan survei ke Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir. Desa ini merupakan salah satu lokasi lahan cetak sawah rakyat yang menjadi fokus kunjungan Wamentan. Selanjutnya, survei berlanjut ke lokasi model persawahan lahan rawa lebak yang dikelola oleh PT. Buyung Poetra Sembada di Desa Pelabuhan Dalam, Kabupaten Ogan Ilir untuk melihat keberhasilan pengelolaan lahan rawa lebak.
Selain itu, tim juga meninjau Pabrik Beras PT. Buyung Poetra Pangan yang berlokasi di Desa Pegayut, Kabupaten Ogan Ilir. Pabrik ini memiliki peran penting dalam pengolahan hasil panen dari petani setempat, sehingga menjadi salah satu titik strategis yang akan dikunjungi oleh Wakil Menteri.
Kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian besok diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong keberlanjutan program ketahanan pangan, khususnya di wilayah rawa lebak yang memiliki potensi besar untuk mendukung swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, petani, dan sektor swasta. (Hwn, Bny, Ssw)